PUISI SEPI


Oleh: Farah

Sepi . . . 

sepi ini bukan mengada-ada

Sepi ini memang ada

Sering sepi karena dia pergi


Perginya membuat rindu di dada

Dulu banyak sekali tawa dan cerita

Tidak pernah terbayang sepi akan datang untuk selamanya

Tapi kini yang tidak terbayang akhirnya terasa

Sepi ini bukan karena kehilangan dia 

tapi telinga dan ucapananya yang rela mendengar pelbagai keluh kesah........

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mancung-mancung Keturunan Arab

Mata di Tanah Melus: Sebuah Kritik Dari Anak-Anak

BAHASA